Minggu, 30 Maret 2008

Tulisan_17 @ Sindo

Hilang Akal Karena Sepatu
Senin, 31/03/2008

BERAPA uang yang dihabiskan wanita untuk membeli sepatu? Jawabannya,mungkin semaunya.Sebab,wanita memang terlahir untuk membeli dan mengenakan sepatu. Dalam satu episode Sex and The City, Carrie Bradshaw, yang diperankan Sarah Jessica Parker menyadari dirinya telah menghabiskan uang USD40 ribu untuk membeli sepatu.
Uniknya, dengan pengeluaran sebesar itu, ia sama sekali tidak mampu membeli apartemen. Bagi wanita, tidak bisa membeli sepatu memang tidak menyenangkan. Sebab, dari dulu hingga sekarang, wanita memang sangat mencintai sepatu. Sosok pencinta sepatu seperti Carrie Bradshaw memang hanya bukanlah sosok khayal. Di dunia nyata, ada jutaan wanita seperti Carrie salah satunya Imelda Marcos.
Mantan first lady Filipina ini disebut-sebut mempunyai 1.200 pasang sepatu. Pada tahun 2005,menurut laporan The NPD Group, perusahaan ritel di New York, wanita-wanita Amerika telah menghabiskan uang hampir USD17 miliar hanya untuk membeli sepatu. Jumlah itu meningkat 10 persen dibandingkan tahun 2003. Namun, inti pertanyaannya, kenapa wanita rela mengeluarkan uang hingga jutaan rupiah hanya untuk sepasang sepatu?
Menurut presenter terkenal Novita Angie,pertanyaan itu adalah pertanyaan yang sulit. Sebab, ia mengaku tidak pernah punya alasan logis kenapa gemar membeli sepatu. Ia hanya merasa kebiasaan itu makin menjadi-jadi setelah punya uang sendiri. ”Aku menargetkan pokoknya dalam sebulan harus beli sepasang, tapi sering juga lebih dari itu,” ungkap pemilik ukuran kaki 36 ini. Saking seringnya Angie membeli sepatu, sang suami,Sapto Haryo Rajasa, mengaku sudah pasrah dengan kebiasaan istrinya tersebut.
Padahal, Angie sering mengeluh kepada Sapto, sepatu yang ia beli hanya sekali dikenakan atau bahkan tidak pernah dipakai. ”Sebenarnya aku lapar mata, jadi enggak bisa lihat sepatu lucu.Bawaannya mau langsung dibeli.Biasanya teman- temanku yang ingetinkebiasaanku ini,” ujar Angie yang menggemari brandZara dan Linea ini. Dalam pandangannya, Angie berpendapat sepatu adalah benda eye catching yang sanggup menarik perhatian orang yang melihat.
Jadi,wajar saja jika wanita merasa lebih percaya diri jika mempunyai banyak sepatu yang bisa menunjang penampilan. Hal yang sama dikatakan bintang sinetron Meisya Siregar. Ia mengaku tidak punya jawaban kenapa senang membeli sepatu. Sebab, baginya perasaan ingin membeli itu tiba-tiba muncul sendiri. ”Saya membeli sepatu itu spontanitas, kalau saya cocok dengan warna dan modelnya pasti saya beli,walau kadang-kadang saya suka kalap,” katanya.
Satu suara dengan Angie dan Meisya, brand manager retail kenamaan, Annie Massewa,mengatakan membeli sepatu memiliki kepuasan tersendiri dibandingkan membeli aksesori lainnya seperti tas ataupun perhiasan. Saking gemarnya membeli sepatu, Annie mengaku telah mengeluarkan uang ratusan juta. Uniknya, ia masih mengaku pengeluaran itu masih dalam batas kewajaran. ”Lagian tidak sampai menyerap banyak pendapatan saya,”kata Annie.
Hal yang sama dikemukakan Angie. Menurut ibu dari Jeremy Cornelius dan Jemima Jasmine,dirinya tidak pernah merasa sayang dengan besar uang yang dikeluarkannya demi membeli koleksi sepatunya. ”Aku enggak suka dugem atau ngikutin kehidupan malam, tapi sebagai gantinya aku hobi belanja sepatu, tapi kan ini nanti bisa dipakai anakku atau dikasih ke kerabat,”aku aktris yang sempat bermain di sinetron Lupusini.
Angie mengaku sering memperhatikan sepatu-sepatu yang dikenakan orang. Jika ia menganggap sepatu yang dikenakan seseorang memikat hatinya, ia pun tidak ragu untuk mendekati orang tersebut dan menanyakan di mana membeli sepatu itu. ”Kalau masih beli di sini saya datangin tempatnya, tapi kadang ada yang beli di luar.Kalau ada waktu dan keperluan, biasanya saya cari ke negara itu,” kata wanita kelahiran 30 November 1975 ini.
Saking tergila-gilanya dengan sepatu, setiap pergi ke luar negeri,Angie pasti akan membelikan teman-temannya buah tangan berupa sepasang sepatu. Ia sudah hafal di luar kepala ukuran sepatu teman-temannya itu. Angie juga sudah paham tokotoko sepatu di luar negeri yang menjual sepatu berkualitas dengan harga miring. Dapat dipastikan kopernya akan dipenuhi oleh berpasang- pasang sepatu setibanya di Tanah Air.
Bagi orang-orang yang mempunyai penghasilan besar memang sangat wajar jika membeli sepatu berharga mahal.Namun,apa jadinya jika orang yang membeli sepatu itu masih berumur 17 tahun. Seperti halnya Christina memiliki koleksi beragam sepatu. Namun,koleksi sepatu dara berdarah Indo Inggris ini boleh diadu dengan koleksi Annie dan Angie.Warga Pondok Kelapa ini memiliki lebih dari 100 pasang sepatu yang disimpan rapi dalam sebuah lemari khusus. (sri noviarni/MG-18)

Tidak ada komentar: